Tampilkan postingan dengan label mission trip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mission trip. Tampilkan semua postingan
Kamis, 17 Juli 2008
Mission Trip
Mission Trip… yeahhh… Mission Trippp…
Akhirnya, selesai juga perjuangan mission trip di NTT selama hampir 3 minggu (tepatnya 20 hari). Sori, baru sempet nulis blog, sebenernya ga kepikir buat nulis hasil mission trip di blog ini, tapi karena desakan bini, ya udah deh…
Nih, ringkasannya…
4 Juni: Berangkat dari CGK jam 15:20 WIB naek Batavia Air. Total bagasi yang dibawa sekitar 16 koli kardus, 3 koper besar dan beberapa tas kecil Overweight hampir 100 kg dan denda seharusnya 4juta lebih… tapi atas pertolongan Tuhan hanya bayar denda 1,9 jutaan dech... Sampai di KOE (kode bandara Kupang) jam 20:00 WITA. Dijemput sama majelis Gereja dan langsung makan malam, trus ke pastori Gereja.
5-8 Juni : Pelayanan di GMIT Jemaat AGAPE Kupang, di antaranya: pengobatan gratis di desa Takari dan Oenuntono, Komisi Pria, Komisi Tunas Remaja, dan Komisi Remaja.
9-15 Juni: Pelayanan di Desa Soba, Amarasi Barat (sekitar 30 km dari Kupang). Ini bener2 desa… ada daerah2 yang belum masuk listrik, dan kalo pun ada, hampir tiap malem mati lampuuu… Pernah 1 malem, pulang pelayanan jalan kaki gelap gulita, jalan pake senter, eh… ketemu uler gede di tengah jalan… untung liat, kalo ga uda keinjek tuh uler… Di desa ini, gua pelayanan di GMIT Jemaat Mahanaim Soba, pelayanan gua dia antaranya, ibadah rumah tangga (tiap malam), ibadah ulang tahun, ibadah buka usbu (tiap senin pagi, ibadah mohon berkat Tuhan untuk 1 minggu kedepan), ibadah kunci usbu (tiap sabtu malam, ibadah mengucap syukur utk berkat Tuhan selama 1 minggu), dan pada hari Minggu, kotbah di Ibadah Umum. Di sini, gua tinggal dengan keluarga Bpk. Nomensen Neno (wakil majelis dan SekDes). Satu hal yang menarik, gua berkesempatan melihat sejarah NTT melakukan pilkada Gurbernur pertama kali… dan yang menang, Puji Tuhan!! Orang pilihan Tuhan!!
16 Juni: Gua balik ke GMIT Jemaat AGAPE Kupang, dan pelayanan ibadah rumah tangga dan besuk (oma sudah umur 94 tahun, ibu yang sakit kanker payudara, dan keluarga dengan new born baby).
17-22 Juni: Pelayanan di GMIT Jemaat GETSEMANI Tarus Timur (sekitar 15 km dari Kupang). Di sini daerahnya masih mistik, banyak orang Kristen yang punya ilmu, walaupun ilmu mereka tidak menggangu orang lain, kebanyakan ilmunya digunakan supaya kaya, dan lain-lain. Bahkan pendeta GETSEMANI yang sebelum sekarang ini, punya ilmu juga !! gila ya… spookyyy!!! Di sini ga beda jauh pelayanannya, tiap malam ibadah rumah tangga. Gua tinggal dengan keluarga Bpk. Dominggus (PNS Dept. Kehutanan, istrinya diaken GETSEMANI).
Sore harinya ikut Retret Komisi Remaja GMIT Jemaat AGAPE Kupang, dan ngisi session pertama dengan tema “Manusia berdosa yang dipanggil untuk melayani”.
23 Juni: Kembali ke Jakarta dengan pesawat Mandala Air, dan tiba di rumah jam 17:00 WIB.
Itulah sekilas Mission Trip Tim Kupang (4 orang: gua, Ko Kim, Dr. Wenny, dan Ibu Rosyeline, dosen). Walaupun capeee banget… tapi asli, sukacita melimpah… apalagi melihat sambutan mereka kepada kita luar biasa sekali… banyak berkat yang didapat, dan dibagikan juga…
Jujur, kalau ditanya, mau lagi Mission Trip ke Kupang?? Jawaban gua “Mauuu…!!”
Akhirnya, selesai juga perjuangan mission trip di NTT selama hampir 3 minggu (tepatnya 20 hari). Sori, baru sempet nulis blog, sebenernya ga kepikir buat nulis hasil mission trip di blog ini, tapi karena desakan bini, ya udah deh…
Nih, ringkasannya…
4 Juni: Berangkat dari CGK jam 15:20 WIB naek Batavia Air. Total bagasi yang dibawa sekitar 16 koli kardus, 3 koper besar dan beberapa tas kecil Overweight hampir 100 kg dan denda seharusnya 4juta lebih… tapi atas pertolongan Tuhan hanya bayar denda 1,9 jutaan dech... Sampai di KOE (kode bandara Kupang) jam 20:00 WITA. Dijemput sama majelis Gereja dan langsung makan malam, trus ke pastori Gereja.
5-8 Juni : Pelayanan di GMIT Jemaat AGAPE Kupang, di antaranya: pengobatan gratis di desa Takari dan Oenuntono, Komisi Pria, Komisi Tunas Remaja, dan Komisi Remaja.
9-15 Juni: Pelayanan di Desa Soba, Amarasi Barat (sekitar 30 km dari Kupang). Ini bener2 desa… ada daerah2 yang belum masuk listrik, dan kalo pun ada, hampir tiap malem mati lampuuu… Pernah 1 malem, pulang pelayanan jalan kaki gelap gulita, jalan pake senter, eh… ketemu uler gede di tengah jalan… untung liat, kalo ga uda keinjek tuh uler… Di desa ini, gua pelayanan di GMIT Jemaat Mahanaim Soba, pelayanan gua dia antaranya, ibadah rumah tangga (tiap malam), ibadah ulang tahun, ibadah buka usbu (tiap senin pagi, ibadah mohon berkat Tuhan untuk 1 minggu kedepan), ibadah kunci usbu (tiap sabtu malam, ibadah mengucap syukur utk berkat Tuhan selama 1 minggu), dan pada hari Minggu, kotbah di Ibadah Umum. Di sini, gua tinggal dengan keluarga Bpk. Nomensen Neno (wakil majelis dan SekDes). Satu hal yang menarik, gua berkesempatan melihat sejarah NTT melakukan pilkada Gurbernur pertama kali… dan yang menang, Puji Tuhan!! Orang pilihan Tuhan!!
16 Juni: Gua balik ke GMIT Jemaat AGAPE Kupang, dan pelayanan ibadah rumah tangga dan besuk (oma sudah umur 94 tahun, ibu yang sakit kanker payudara, dan keluarga dengan new born baby).
17-22 Juni: Pelayanan di GMIT Jemaat GETSEMANI Tarus Timur (sekitar 15 km dari Kupang). Di sini daerahnya masih mistik, banyak orang Kristen yang punya ilmu, walaupun ilmu mereka tidak menggangu orang lain, kebanyakan ilmunya digunakan supaya kaya, dan lain-lain. Bahkan pendeta GETSEMANI yang sebelum sekarang ini, punya ilmu juga !! gila ya… spookyyy!!! Di sini ga beda jauh pelayanannya, tiap malam ibadah rumah tangga. Gua tinggal dengan keluarga Bpk. Dominggus (PNS Dept. Kehutanan, istrinya diaken GETSEMANI).
Sore harinya ikut Retret Komisi Remaja GMIT Jemaat AGAPE Kupang, dan ngisi session pertama dengan tema “Manusia berdosa yang dipanggil untuk melayani”.
23 Juni: Kembali ke Jakarta dengan pesawat Mandala Air, dan tiba di rumah jam 17:00 WIB.
Itulah sekilas Mission Trip Tim Kupang (4 orang: gua, Ko Kim, Dr. Wenny, dan Ibu Rosyeline, dosen). Walaupun capeee banget… tapi asli, sukacita melimpah… apalagi melihat sambutan mereka kepada kita luar biasa sekali… banyak berkat yang didapat, dan dibagikan juga…
Jujur, kalau ditanya, mau lagi Mission Trip ke Kupang?? Jawaban gua “Mauuu…!!”
Selasa, 10 Juni 2008
Jadwal Mission Trip di Kupang
Ini jadwalnya Donny di Kupang :
4 Juni Tiba di Kupang, stay di pastori GMIT Agape.
5 Juni NTD alias Nothing To Do.......
6 Juni Baksos (pengobatan gratis) ke pedalaman sekitar Kupang
7 Juni Santai2.............
8 Juni Kebaktian pagi
9 Juni Ke desa Soba (GMIT Elohim) di kabupaten Baun,
malamnya ke desa Fatouha (GMIT Manaheim) 3km dr desa Soba
9-14 Juni Persekutuan pagi di rayon2 desa Fatouha + kegiatan2 lain2
15 Juni Kebaktian minggu pagi GMIT Manaheim
16 Juni Ke Tarus (di Kupang) -> disuruh naik kendaraan umum krn gaada mobil gereja
tapi mudah2an bisa diusahain mobil gereja GMIT Agape u/ jemput
17-21 Juni Pelayanan di Tarus
22 Juni Kebaktian minggu pagi di Tarus
Habis kebaktian langsung ke Kupang u/ ikut retreat Remaja-Pemuda
Balik ke Kupang ini juga disuruh naik kendaraan umum,
tp sekali lg mudah2an bisa dikasi mobil u/ jemput
23 Juni Pagi2 pulang retreat langsung ke bandara u/ flight back to Jakarta
Sementara jadwalnya kayak gini. Please pray terus karena Donny musti bawain banyak renungan dan kotbah disana, pas retret jg dia harus bawain satu session, berhubung pengalamannya belum begitu banyak jadi dia butuh banyak pertolongan Tuhan.... Doain juga untuk jemaatnya yg ngedenger kotbah/renungan/ceramahnya biar dibukain hati dan pikirannya untuk Firman Tuhan.......Juga supaya disertai dan dilindungi Tuhan terus selama berada di sana sampai pulang lagi ke rumah di Jakarta........Amin..... 

Selasa, 27 Mei 2008
Mission Trip ke Kupang, NTT
Tanggal 4 - 23 Juni saya akan menjalankan misi pelayanan ke Kupang bersama tim misi angkatan I STTAA.
Perasaan takut, kuatir, senang, bangga bercampur menjadi satu. Senang dan bangga karena diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk turut serta dalam panggilan yang mulia ini untuk melayani saudara-saudari kita di kota dan pedalaman sekitar NTT. Takut dan kuatir karena persiapan yang kurang dan kemampuan saya yang terbatas. Terus terang saya merasa menuntut ilmu di STTAA yang baru 1 semester ini, tidaklah cukup untuk menjalankan panggilan ini. Tetapi saya yakin Tuhan yang memanggil, maka Tuhan pula lah yang menolong dan memimpin.
Persiapan yang kurang matang, karena di dalam tim kami sering terjadi kesalahpahaman. Baik di dalam tim, maupun komunikasi dengan pihak gereja di Kupang. Tetapi ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk bekerja sama sebagai satu tim di masa yang akan datang.
Tim kami terdiri dari 4 orang, termasuk saya. 3 mahasiswa, dan 1 dosen. Di ladang nanti, kami akan dipecah menjadi 2 tim. Bentuk-bentuk pelayanan kami di antaranya adalah, kotbah dan renungan di setiap komisi/bagian, membawa sesi di retret, pengobatan murah, aksi sosial (kita bawa baju layak pakai, makanan, buku-buku, dan lain-lain).
Saya rindu kesempatan dan pelayanan ini saya jalankan dengan sepenuh hati. Tekad kami adalah supaya di mana kami berada, saudara-saudari kita pun juga merasakan kasih Kristus. Oleh karena itu saya mohon dukungan doa saudara-saudari sekalian untuk mission trip ini.
Terima kasih dan Tuhan memberkati...
Perasaan takut, kuatir, senang, bangga bercampur menjadi satu. Senang dan bangga karena diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk turut serta dalam panggilan yang mulia ini untuk melayani saudara-saudari kita di kota dan pedalaman sekitar NTT. Takut dan kuatir karena persiapan yang kurang dan kemampuan saya yang terbatas. Terus terang saya merasa menuntut ilmu di STTAA yang baru 1 semester ini, tidaklah cukup untuk menjalankan panggilan ini. Tetapi saya yakin Tuhan yang memanggil, maka Tuhan pula lah yang menolong dan memimpin.
Persiapan yang kurang matang, karena di dalam tim kami sering terjadi kesalahpahaman. Baik di dalam tim, maupun komunikasi dengan pihak gereja di Kupang. Tetapi ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk bekerja sama sebagai satu tim di masa yang akan datang.
Tim kami terdiri dari 4 orang, termasuk saya. 3 mahasiswa, dan 1 dosen. Di ladang nanti, kami akan dipecah menjadi 2 tim. Bentuk-bentuk pelayanan kami di antaranya adalah, kotbah dan renungan di setiap komisi/bagian, membawa sesi di retret, pengobatan murah, aksi sosial (kita bawa baju layak pakai, makanan, buku-buku, dan lain-lain).
Saya rindu kesempatan dan pelayanan ini saya jalankan dengan sepenuh hati. Tekad kami adalah supaya di mana kami berada, saudara-saudari kita pun juga merasakan kasih Kristus. Oleh karena itu saya mohon dukungan doa saudara-saudari sekalian untuk mission trip ini.
Terima kasih dan Tuhan memberkati...
Langganan:
Postingan (Atom)