Selasa, 23 September 2008

Our Baby

Praise the Lord, our baby boy : Abraham Raynard Ishak uda lahir hr jumat tgl 19 sept , jam 11.02, di harapan kita, berat 3.605kg, panjang 51cm. Lahir melalui operasi SC dgn dr. sutikno soalnya dokter g (dr.suci) lg pergi umroh smp tgl 20.




























hari kamis malem jam setengah 12, pas uda setengah tidur tiba2 g berasa basah, ternyata ketuban pecah, langsung deh ke RS, masuk kamar bersalin, di CTG, kontraksi dikit banget, paling tinggi cuma sampe 70 (kalo susternya bilang mustinya sampe 100an) itu jg pas udah mau deket2 di SC, selebihnya cuma berkisar 9-13 doang. g lgs bilang sm dokter kalo g gamau diinduksi n mau SC aj, jd g dijadwalin SC jam 10, tp ternyata dokternya lg ada pasien yg urgent, jd diundur jam 11.


























udah deg2an jg krn air ketuban keluar terus, pdhal g udah berusaha ga bergerak. Terus2an minta suster denger detak jantung baby soalnya kuatir.......oia, pas dicek panggul sm suster, ternyata baby blum masuk jalan lahir, bukaan jg cuma 1, dan makin kenceng kontraksi, baby malah makin mundur posisinya ke arah dada g, sampe2 pas di SC musti didorong ke bawah dulu sm asisten dokter biar bisa diambil. rada2 males keluar kali ya dia. hehehe......

g agak takut SC sebenernya, takut biusnya itu loh, parno aja soalnya kaya lumpuh, ga bisa ngerasain n ngegerakin pinggang ke bawah, untung cuman 3 jam doang efeknya.
oia, pas belajar bangun n jalan ternyata ga sakit tuh. hehe. g udah takut aja bis kata temen g sakit banget. pain killer dr dokter mujarab banget..... sampe sekarang jg cuma ngilu2 dikit kalo mau bangun dr tidur ato duduk. tapi bingung knp kaki masih bengkak n tangan masih kaku2 ya....

our baby sempet kuning krn ASI g dikit, bilirubinnya 14,5, akhirnya g minta campur sufor (tadinya uda bilang ke suster mau ASIX), bis g ga tega dia kelaperan setelah 3 hari ga dapet ASI banyak dr g. sedih banget deh pas disuruh Light Therapy, berasa bersalah krn gara2 g ga bisa kasi ASI dia jd sakit T_T














untungnya setelah disinar bilirubin nya turun jd 12,6 dan boleh pulang bareng g tp harus dikasi susu 3 jam sekali n dijemur tiap pagi jam 7 selama 30 menit.

sekarang lg teler2nya ngurusin baby, sehari cuman tidur 2 jam. hahaha


Selasa, 16 September 2008

Mulai Ga Sabar

Sepi neh...

mulai ga sabar nungguin babynya keluar, knp kok betah amat di dalam.....

2 minggu lalu cek BB 84kg, BP 120/70.

minggu lalu BB 85kg, BP 110/70, BB baby 3,2kg, air ketuban mulai berkurang, posisi bayi celentang (lagi.....), padahal wkt itu udah telungkup. disuruh tidur miring kiri, malah jadi ngilu pinggul kiri, ampe rasanya kayak mau patah....

kalo sampe tgl 20 blum lahir, musti diinduksi. gamauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!!!
mendingan langsung cesar aja deh.....induksi kan mulesnya amit2 lebih sakit drpd yg kontraksi normal T_T , bisa2 lemes pas mau ngeden uda keabisan tenaga jadi ga bisa ngeden, ato malah induksinya gagal n akhirnya harus cesar jg wah rugi sakit depan-belakang. braxton hicks 3 jam aja udah ampir2 lemes apalagi induksi yg ga ketauan bisa berapa jam......... dont want to take the risk lah.....

induksi alami jg kurang sukses neh, cuman dapet perut kenceng sm mules dikit doang.......

Minggu, 31 Agustus 2008

H2C

Harap2 cemas neh....... sabtu kemaren dokter bilang udah tinggal nunggu aja kapan waktunya, jadi mulai sekarang babynya udah boleh lahir, tinggal nunggu aja kapan dia mau keluarnya. Udah minggu 37. BB ga naik, tetep 82kg, BP 100/70, BB baby gatau, di USG cuman mau liat kepalanya doang, kayanya dokternya ga demen pake alat USG ato kenapa ya, alatnya ada tp ga pernah dipake. Yg dipake alat doppler fetus nya doang, detak jantungnya sekitar 163-165.

Tapi kayanya kepalanya blom masuk jalan lahir, gatau deh sekarang udah masuk ato blom.

Minggu, 24 Agustus 2008

Promosi ASI ^_^

Artikel2 tentang ASI, buat yang mampir, dalam rangka promosi ASI neh. ^_^

Artikelnya diambil dr berbagai sumber (udah lupa ngambil drmana aja. hehe. kalo ada yg berasa diambil artikel tolong lapor yah, tar g tulisin sebagai recognition)

Mengapa harus ASI?
ASI diberikan kepada bayi karena banyak manfaat dan kelebihannya, antara lain: Menurunkan risiko terjadinya penyakit infeksi, misalnya infeksi pada saluran pencernaan (diare), infeksi pada saluran pernafasan, dan infeksi pada telinga. Menurunkan dan mencegah terjadinya penyakit non infeksi, misalnya penyakit alergi, obesitas, kurang gizi, asma, dan eksim. Selain itu dapat meningkatkan IQ dan EQ anak.

Apakah ASI Eksklusif itu?
Yang dimaksud dengan ASI Eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI saja selama 6 bulan, tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, dan air putih, serta tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi, dan nasi tim. Setelah 6 bulan baru mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). ASI dapat diberikan sampai anak berusia 2 tahun atau lebih.

Apakah kandungan ASI?
ASI mempunyai kandungan yang sangat bervariasi yang dipengaruhi oleh diet utama ibu selama kehamilan, tingkat nutrisi ibu, dan saat diberikannya ASI kepada bayi. ASI yang dikeluarkan pada 7 hari pertama setelah bayi lahir disebut KOLOSTRUM. Kolostrum sangat baik diberikan pada bayi baru lahir karena mengandung banyak antibodi dan sel darah putih, serta vitamin A yang diperlukan bayi karena dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi dan alergi.

Apakah keuntungan menyusui?
Menyusui memberikan beberapa keuntungan bagi bayi. Sebagai makanan bayi yang paling sempurna, ASI mudah dicerna dan diserap karena mengandung enzim pencernaan, dapat mencegah terjadinya penyakit infeksi karena mengandung zat penangkal penyakit antara lain immunoglobulin, praktis dan mudah memberikannya, serta murah dan bersih.
Selain itu ASI mengandung rangkaian asam lemak tak jenuh yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak. ASI selalu berada dalam suhu yang tepat, tidak menyebabkan alergi, dapat mencegah kerusakan gigi, mengoptimalkan perkembangan bayi, dan meningkatkan hubungan ibu dan bayi

Bagi Ibu, menyusui juga memberikan beberapa keuntungan, yaitu dapat mencegah perdarahan setelah persalinan, mempercepat mengecilnya rahim, menunda masa subur, mengurangi anemia, mencegah kanker ovarium dan kanker payudara, serta sebagai metoda keluarga berencana sementara.

Dari sudut psikologis, kegiatan menyusui akan membantu ibu dan bayi membentuk tali kasih. Kontak akan terjalin setelah persalinan pada saat ibu menyusui bayinya untuk pertama kali. Keadaan ini akan menumbuhkan ikatan psikologis antara ibu dan bayinya. Proses ini disebut perlekatan (Bonding). Bayi jarang menangis atau rewel dan akan tumbuh lebih cepat jika ia tetap berada dekat ibunya serta disusui secepat mungkin setelah persalinan. Ibu-ibu yang menyusui akan merawat bayi mereka dengan penuh kasih sayang. Memberi ASI dapat membantu pertumbuhan dan kecerdasan bayi.

Bagaimana agar ibu bekerja juga dapat memberikan ASI Eksklusif?
Walaupun ibu bekerja dan tempat bekerja jauh dari rumah, ibu tetap dapat memberikan ASI kepada bayinya. Berikan ASI secara eksklusif dan sesering mungkin selama ibu cuti melahirkan. Jangan memberikan makanan lain sebelum bayi benar benar sudah membutuhkannya. Jangan memberi ASI melalui botol, berikan melalui cangkir atau sendok yang mulai dilatih 1 minggu sebelum ibu mulai bekerja.

Ibu sudah harus belajar cara memerah ASI segera setelah bayi lahir. Sebelum pergi bekerja ASI dikeluarkan dan dititipkan pada pengasuh bayi untuk diberikan kepada bayi. Sediakan waktu yang cukup dan suasana yang tenang agar ibu dapat dengan santai mengeluarkan ASI. ASI dikeluarkan sebanyak mungkin dan ditampung di cangkir atau gelas yang bersih. Walaupun jumlah ASI hanya sedikit tetap sangat berguna bagi bayi.
Tinggalkan sekitar ½ cangkir penuh (100 ml) untuk sekali minum bayi saat ibu keluar rumah. Tutup cangkir yang berisi ASI dengan kain bersih, simpan di tempat yang paling sejuk dirumah, di lemari es, atau ditempat yang aman, agak gelap dan bersih.
ASI jangan dimasak atau dipanaskan, karena panas akan merusak bahanbahan anti infeksi yang terkandung dalam ASI. Setelah ASI diperah bayi tetap disusui untuk mendapatkan ASI akhir (hindmilk), karena pengisapan oleh bayi akan lebih baik daripada pengeluaran ASI dengan cara diperah. Di tempat bekerja, ibu dapat memerah ASI 2-3 kali (setiap 3 jam). Pengeluaran ASI dapat membuat ibu merasa nyaman dan mengurangi ASI menetes. Simpan ASI di lemaari es dan dibawa pulang dengan termos es saat ibu selesai bekerja. Kegiatan menyusui dapat dilanjutkan pada malam hari, pagi hari sebelum berangkat, dan waktu luang ibu.


Mengapa ASI tidak langsung keluar sejak melahirkan?
Rumah sakit bersalin memberikan susu formula pada seorang bayi di hari2 pertama hidupnya, dengan alasan bahwa “susu ibunya belum keluar”. Meski sekilas tampak sebagai niatan baik dari pihak rumah sakit, sebenarnya tindakan ini tidak benar, bahkan, merupakan promosi terselubung susu formula. Kami prihatin sekali bahwa kerap kali rumah sakit tidak berperan dalam mendidik orangtua dalam pemberian ASI, bahkan dijadikan tangan untuk menjual susu formula.

Kapan susu mulai keluar?
Belum keluarnya ASI pada hari pertama kelahiran adalah sesuatu yang normal. Hari-hari pertama ditandai dengan keluarnya kolostrum dengan jumlah yang kecil tetapi sangat penting untuk antibodi bayi. ASI resminya baru keluar 2-3 hari sejak melahirkan. Bayi sendiri secara alami akan tahan selama 2-3 hari sejak lahir tanpa ASI. Sayangnya, banyak ibu menjadi keburu pesimis karena susu yang tidak langsung keluar itu. Padahal sebenarnya itu normal.

Apabila ASI belum keluar pada hari pertama kelahiran, apa perlu diberi formula?
Tidak. Belum keluarnya susu di hari-hari pertama sejak melahirkan bukan alasan yang tepat untuk memberikan susu formula. Malah, pemberian botol pada hari pertama sejak lahir bisa mengakibatkan bayi menjadi bingung puting, yang menyebabkan menghisap puting ibunya dengan cara yang salah, dan ini menyebabkan lecet puting dan berbagai masalah menyusui lainnya.

Lantas, kalau memang ASI baru keluar 2-3 hari kemudian, kenapa harus tetap menyusui bayi pada masa sebelum ASI keluar?
Karena dua hal. Pertama, meskipun tidak ada ASI tetapi payudara ibu mengandung kolostrum, yang berisi konsentrasi antibodi yang penting untuk bayi, dan juga membersihkan pencernaan bayi, merangsang keluarnya tinja pertama bayi. Kedua, mekanisme hisapan bayi pada payudara ibu, akan membawa dua keuntungan yaitu: merangsang keluarnya ASI resmi dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan bayi, dan juga untuk merangsang rahim menciut karena hisapan puting merangsang hormon oksitosin.
Karena itu, sebisa mungkin susui bayi anda pada hari-hari pertama melahirkan secepatnya semenjak lahir.

Rooming-In (Rawat Gabung)
Banyak RS yang menawarkan pilihan agar bayi dapat terus bersama ibunya selama 24 jam. Kondisi ini dinamakan rawat gabung. Meskipun selama ini banyak RS yang masih menerapkan ruangan khusus untuk bayi, terpisah dari ibunya. Namun riset terakhir menunjukkan bahwa jika tidak ada masalah medis, tidak ada alasan untuk memisahkan ibu dari bayinya, meskipun sesaat (Yamauchi and Yamanouchi 1990; Buranasin 1991; Oslislo and Kaminski 2000). Bahkan makin seringnya ibu melakukan kontak fisik langsung (skin-to-skin contact) dengan bayi akan membantu menstimulasi hormon prolaktin dalam memproduksi ASI (Hurst 1997). Karena itu pada tahun 2005, American Academy of Pediatrics (AAP) mengeluarkan kebijakan agar ibu dapat terus bersama bayinya di ruangan yang sama dan mendorong ibu untuk segera menyusui bayinya kapanpun sang bayi menginginkannya. Semua kondisi tsb akan membantu kelancaran dari produksi ASI.

Susui bayi sesering mungkin
Seperti yang telah diketahui bersama, ibu harus menyusui sesering mungkin kapanpun bayi menginginkannya. Ini berarti, paling tidak tiap 2 hingga 3 jam sekali dan tiap 4 hingga 5 jam di malam hari dari 8 hingga 12 kali menyusui selama 24 jam. Coba kalkulasikan berapa lama bayi menyusu, mulai dari awal hari menyusu hingga akhir hari. Umumnya bayi menyusu kira-kira 20-40 menit sekali menyusu, tapi bukan berarti ibu harus melihat jam dan mengukur lamanya bayi menyusui. Di minggu-minggu pertama menyusui, terutama saat bayi baru lahir, hari-hari ibu terasa hanya diisi dengan kegiatan menyusui saja. Saat bayi baru selesai menyusui, ibu harus menyusu kembali. Ini sangat lumrah terjadi. Sebelum ASI matang keluar, bayi akan terasa begitu rakus menyusu. Hal ini disebabkan lambung bayi yang begitu kecil, sehingga mereka mudah lapar.

Makin sering bayi menyusui akan memperbanyak ASI yang diproduksi. Hal ini disebabkan oleh stimulasi maksimum dari reseptor-reseptor prolaktin yang akan memicu produksi ASI dalam jumlah sebanyak mungkin.

Bulan pertama menyusui adalah masa pembelajaran utk bayi. Di bulan tsb, ia berusaha menguasai betul bagaimana teknik menyusui yang tepat. Hingga masuk ke bulan berikutnya, ia dapat menyusu dengan baik dalam waktu yang singkat. Dengan selalu berada di dekatnya, Ibu dapat memastikan tanda-tanda awal bayi lapar (mimik muka tanda haus, dsbnya). Jadi ibu dapat segera menyusuinya sebelum bayi kelaparan dan menangis karena stres. Jika hal ini dilakukan, ibu dan orang sekitar ibu akan terhindar relatif jauh dari stres.

Seiring waktu, ibu tidak selalu menghabiskan waktu dengan menyusui sepanjang hari. Ingatlah bahwa ibu dalam masa pemulihan pasca melahirkan, sehingga ibu butuh banyak istirahat. Menyusui adalah cara alami untuk memastikan ibu dapat berisitrahat dengan baik. Terutama di sela waktu menyusui. Ibu dapat beristirahat saat bayi sedang tidak menyusu. Semakin bertambahnya waktu juga, bayi akan memiliki pola menyusui. Sehingga ibu dapat mengatur waktunya dengn baik. Pola menyusui yang bayi atur akan sangat spesifik sesuai dengan kebutuhannya. Mulai dari kebutuhan emosinya hingga kebutuhan fisiologisnya. Dan pola menyusui tsb akan terus berubah sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya.

CARA MENYIMPAN ASI
Setelah diperah, ASI harus di simpan dengan baik agar dapat bertahan lama. Menurut dr. Utami Roesli, SpA, MBA. , di udara terbuka, ASI perah bisa tahan 6-8 jam, tapi bila ditaruh di kantong plastik lalu dimasukan termos dan diberi es batu, akan tahan kira-kira 1X 24 jam. Lain lagi bila ASI perah dimasukan di lemari es, bisa tahan 2X24 jam. Sedangkan bila dimasukkan dalam freezer, bisa tahan 3 bulan.

Namun dari semua cara penyimpanan tadi, lebih dianjurkan untuk memasukkan ASI ke dalam termos dan lemari es. “Sudah dibuktikan, lo, ASI perah yang dimasukkan ke termos dan lemari es tak mengalami perubahan komposisi gizi sama sekali. Hanya mungkin warna dan bentuknya saja yang berubah.” Tak demikian halnya jika dimasukkan dalam freezer, “ASI akan mengalami perubahan dalam hal jumlah imunoglobulin, yaitu protein molekul yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh, karena ada yang mati akibat kedinginan.”

Big Baby =p

tgl 23 ags cek lagi, BB 82kg (dahsyat.....) BP 90/60 -> kurang tidur........

gatau BB babynya berapa, soalnya dokter ga USG, cuman dipencet sana pencet sini untuk tau posisi bayi, trus di dengerin detak jantungnya, kenceng deh =D Trus dipesenin ama dokternya baby musti bergerak minimal 1x dlm sejam, trus disuruh ikut senam hamil, disuruh liat2 kamar bersalin biar tau lokasinya jd tar ga panik.... Babynya gede kata dokter, ukurannya udah kaya baby 37 weeks, padahal baru 36 weeks, tp dia ga bilang seh kalo musti cesar/ga, kayanya musti periksa panggul dulu u/ tau bisa muat ga babynya keluar dr tulang panggul. Mungkin sekarang beratnya udah 3kg, kan terakhir periksa beratnya 2.7kg.

Dokter udah nanyain udah mules2 blom, blom mules beneran seh, baru Braxton Hicks beberapa kali, kontraksi palsu. Cuman semalem sempet mengganggu tidur, pertamanya seh mules krn pengen pup, abis pup ternyata masih mules jg, wah ini seh Braxton Hicks, berasanya di perut bagian bawah, trus disambung dgn pinggul kanan yg ngiluuuuuuu banget (kayanya gara2 tidur posisi miring kanan) akhirnya tambah menjadi2 berasa mulesnya krn ngilu pinggul itu. Lumayan 1,5 jam an ga bisa tidur =p . Lagi mikir aja, mulesnya kaya gini pas mau ngelahirin ga ya, bisa tahan ato ga neh, apa masih bisa melatih relaksasi otot yah pas lg mules2nya gitu????

urin yg ada bakteri, obatnya minum air putih 2 liter sehari dan kalo mau pipis ga bole ditahan, dokter bilang ga perlu di tes urin lg krn gampang nyembuhinnya, ya minum air banyak2 itu caranya. bakteri itu maksudnya ada infeksi di kantong kemih, tp blum parah krn ga terasa sakit apa2, tp kalo dibiarin bisa nular infeksinya ke kantong ketuban jadi kantong ketubannya bisa gampang pecah.

dikasi vitamin calcium n prolacta tetep, sama tambah ferrofort u/ nambah darah. Harapan Kita murahnya jauh drpd Siloam, dokter sm vitamin cuman 197.500......di Siloam mah sekali cek up, dokter sm vitamin2 bisa 300ribuan.....

Trus mampir di kamar bersalin di lt 3, ternyata yg boleh masuk di kamar bersalin cuman suami/ibu dr pasien, cuman diijinin 1 orang doang. Agak2 remang2 gitu kok ya....? Kalo malem2, kudu ke ER dulu u/ daftar, tp gpp juga kalo pasien dianter dulu ke kamar bersalin trus suaminya ke ER u/ daftar. Kalo siang/pagi bisa langsung aja ke kamar bersalin.

Udah siap2in tas untuk dibawa ke RS, tp blum semua barang masuk, soalnya masih ada yg lg dicuci di rumah mama, trus ada yg masih dipake, kaya sikat gigi, sabun dll.

Udah pesen alas ompol n udah bayar, senin dikirimin, jd nyampenya rabu/kamis. Mudah2an jumlahnya bener, pesen 3 lusin.

Jumat, 22 Agustus 2008

Jual....Jual.....

Jualan rumah......



















detailnya :
rumah bertingkat 2
Luas tanah 220m2
Luas bangunan 330m2
Sertifikat hak milik
Listrik 4400W
2 line telpon
PAM & Jet Pump
Kamar tidur 6 + 1 kamar pembantu
Kamar mandi 4 + 1 pembantu
BEBAS BANJIR
Deket pintu tol kebon jeruk, deket Taman Anggrek, deket Kampus Emas, deket Kampus UKRIDA pinggir tol, deket ruko Kedoya Elok. Strategis deh pokonya....
Alamat:
Jalan kebon Raya VI / 39 Blok B3
RT 01/RW 01
Kel Duri Kepa
Jakarta Barat
Kalo ada yg mampir ke blog ini dan yang berminat silahkan call Donny di 0816 133 00 57 ato leave a comment here....

Kamis, 21 Agustus 2008

pics of bumil bengkak

perut di week 37.....















kaki yang bengkak........